Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman, Untuk mencapai daerah Kampung Batik Kauman Solo kami menyusur Jl Alun-alun Uatara arah ke Barat, belok kanan pada pertigaan ketiga untuk masuk ke Jl Wijaya Kusuma dan lalu berhenti pada pertigaan dengan Jl Cakra. Di pojok pertigaan Jl Cakra itu kami masuk ke sebuah toko batik bernama Batik Gunawan Setiawan.

Ujung pertigaan ini agak luas, dan jadi tempat mangkal. Di sana ada peta besar berisi lokasi toko-toko batik yang berada di wilayah Kampung Batik Kauman. Beberapa langkah ke arah Utara terdapat Batik Grosir Kaoeman. Dua toko batik itu yang sempat kami kunjungi.

Penataan toko Batik Gunawan Setiawan di Kampung Batik Kauman ini terlihat cukup berselera. Batik-batik tulis asli berharga premium diletakkan di bagian depan toko. Terdapat meja bundar kecil di tengah dengan kursi dimana belakangan menjadi tempat kami minum jamu beras kencur dingin yang rasanya uenak sekali. Membuat ketagihan.

Tak diperbolehkan memotret di dalam toko. Maklumlah selain persaingan yang ketat diantara toko batik, banyak sekali pola batik telah dijiplak dan dibuat cetakan digitalnya untuk produksi massal di luar negri. Setelah beberapa waktu menyusuri lorong dalam toko, saya pun sampai di bagian belakang dimana terdapat bengkel produksi.

Ada dua orang pengrajin batik wanita berusia 40-an yang tengah sibuk bekerja di pojok kiri ruangan belakang itu. Mereka menggerakkan cantingnya secara lincah dan mantap di atas lembaran kain putih dengan meninggalkan jejak malam yang membentuk pola batik.

Di sebelah kanan ada seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun tengah duduk ndeprok di lantai beralas tikar pandan, ditemani ayahnya yang masih muda. Anak itu sedang mengikuti kursus kilat membatik yang juga bisa diikuti oleh pengunjung toko batik ini.

Di belakang sana ada lagi satu petak ruang yang diperuntukkan khusus bagi pebatik cap. Hanya ada seorang pekerja berusia sekitar 50-an yang tengah sibuk bekerja. Di ujung kanan ruangan ini adalah bagian pencelupan, pewarnaan dan proses produksi lainnya. Kabarnya tradisi Kampung Batik Kauman mewarisi tradisi membatik dari Ndalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked