Progres Klewer Lambat, Wali Kota Waswas

Progres pembangunan Pasar Klewer yang berjalan lambat membuat Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo ketir-ketir.

Orang nomor satu di Pemkot Solo ini waswas pembangunan pasar tidak rampung sesuai target waktu 30 Desember 2016. “Sekarang progres di lapangan baru 65%. Jadi waswas lah,” kata Wali Kota kepada wartawan saat meninjau pembangunan Pasar Klewer, Kamis (17/11/2016).

Padahal merujuk proyek pembangunan Pasar Klewer tahap I periode sama hingga November tahun lalu, mestinya proses pembangunan mencapai 90%. Sisanya tinggal finishing atau bersih-bersih sekitarnya.

Namun, proyek Pasar Klewer secara fisik saat ini baru mencapai 65%. Karena itu, Rudy khawatir penyelesaian pembangunan pasar meleset dari kontrak kerja meskipun PT Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana menyakinkan pembangunan pasar selesai akhir tahun.

“Dengan sisa waktu ini, saya akan rutin mengecek secara langsung proyeknya. Kalau dipantau terus kan proyek bisa dikerjakan cepat,” kata dia.

Rudy meminta kontraktor pelaksana mengebut pekerjaan pembangunan. Selain itu mulai menyicil membersihkan sisa material proyek. Harapannya saat proyek pembangunan pasar selesai, sisa material proyek sudah bersih.

Begitu pula dengan kondisi lantai basement yang penuh genangan nanti harus kering. Mengenai jalan di sekitar Pasar Klewer yang kondisinya rusak, Rudy akan membahasnya lebih lanjut dengan kontraktor dan dinas terkait.

“Kami belum tahu apakah itu menjadi tanggung jawab kontraktor juga atau tidak. Kalau tidak, mungkin kami akan menganggarkan untuk memperbaiki,” kata dia.

Pelaksana Proyek Pembangunan Pasar Klewer dari PT Adhi Karya, Totok Indarto, mengatakan perbaikan jalan lingkungan di sekitar pembangunan Pasar Klewer bukan menjadi tanggung jawab kontraktor. Sesuai perjanjian kerja, kontraktor hanya mengerjakan pembangunan Pasar Klewer tahap II di tahun ini.

Pembangunan tersebut sesuai kontrak kerja rampung 30 Desember. Saat ini proyek pembangunan terus dikebut. Dia telah menambah jumlah pekerja untuk mengerjakan proyek pembangunan Pasar Klewer.

Total jumlah pekerja yang dikerahkan mencapai 650 orang. Batas waktu sampai akhir Desember dianggapnya sebagai sebuah komitmen yang harus dilaksanakan. “Kami siap menyelesaikan sesuai kontrak kerja akhir tahun,” kata dia.

Dia mengatakan pelaksanaan pekerjaan dikebut 24 jam nonstop. Meskipun hujan menganggu pekerjaan, dia optimistis proyek bisa selesai tepat waktu.

Saat ini proyek pembangunan masih merampungkan bagian atap, pemasangan keramik dan finishing. Bahkan untuk sampah atau sisa material juga sudah dikerjakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked